Jurnal
Minyak Esensial, Minyak Pembawa, dan Hidrosol: Apa Bedanya
Di halaman produk, lima istilah ini sering dipakai bergantian seolah sinonim: minyak esensial, minyak pembawa, hidrosol, absolut, dan fragrance oil. Kelimanya bukan hal yang sama. Mereka dibuat dengan cara berbeda, kepekatannya berbeda jauh, dan aturan pemakaiannya tidak bisa dipinjam satu sama lain.
Ini penjelasan singkat yang bisa Anda pakai sebagai rujukan ketika membaca label mana pun.
Minyak esensial
Hasil penyulingan bagian tanaman — daun, bunga, kulit kayu, akar, biji. Cara yang paling umum adalah penyulingan uap: uap dialirkan melalui bahan tanaman, membawa senyawa yang mudah menguap, lalu didinginkan sehingga minyak dan air memisah.
Kulit jeruk adalah pengecualian yang sering ditemui: minyaknya biasanya diperas dingin, bukan disuling.
Sifatnya: pekat, mudah menguap, dan bukan minyak dalam arti kuliner. Ia tidak berminyak di jari seperti minyak goreng, dan setetes kecil sudah beraroma kuat. Rendemennya rendah — perlu banyak bahan tanaman untuk sedikit minyak, dan itu yang menentukan harganya.
Minyak pembawa
Minyak nabati dari biji, kacang, atau daging buah — VCO, jojoba, argan, biji anggur, zaitun, almond. Diperas, bukan disuling. Tidak menguap, aromanya ringan, dan inilah yang dipakai untuk mengencerkan minyak esensial sebelum menyentuh kulit.
Namanya memang datang dari fungsinya: ia membawa yang pekat.
Satu catatan: minyak pembawa bisa tengik. Ia teroksidasi karena cahaya, panas, dan udara, dan aromanya akan memberi tahu Anda ketika itu terjadi. Minyak esensial tidak tengik dengan cara yang sama — ia lebih dulu berubah susunannya dan kehilangan karakter aromanya.
Hidrosol
Hidrosol — sering disebut floral water atau air suling bunga — adalah airnya, bukan minyaknya. Ketika penyulingan selesai, yang tersisa selain minyak esensial adalah air yang membawa sebagian kecil senyawa larut air dari tanaman itu.
Karena itu hidrosol jauh lebih ringan, aromanya lebih lembut dan lebih “basah”, dan ia bisa dipakai langsung tanpa diencerkan. Air mawar adalah hidrosol yang paling dikenal orang.
Hidrosol juga lebih rentan terhadap pertumbuhan mikroba dibanding minyak, justru karena ia berbasis air. Umur simpannya lebih pendek, dan penyimpanan dingin membantu.
Absolut
Beberapa bunga — melati, sedap malam, sebagian mawar — rusak aromanya kalau dikenai uap panas. Untuk bahan seperti ini dipakai ekstraksi pelarut, dan hasilnya disebut absolut, bukan minyak esensial.
Absolut umumnya lebih dekat ke aroma bunga aslinya dan lebih pekat lagi. Karena prosesnya memakai pelarut, ia biasanya tidak dipakai dalam konteks yang mensyaratkan penyulingan.
Fragrance oil
Fragrance oil adalah aroma yang disusun, umumnya dengan bahan hasil sintesis sebagai komponen utamanya. Ia bisa sangat baik, stabil, dan konsisten dari batch ke batch — hal yang justru sulit dicapai bahan tanaman.
Yang bermasalah bukan keberadaannya, melainkan ketika ia dijual sebagai hasil sulingan tanaman. Kalau sebuah label menyebut aroma yang tidak mungkin disuling — buah persik, stroberi, “ocean breeze” — hampir pasti Anda sedang membaca fragrance oil, dan tidak ada yang salah dengan itu selama ia disebut apa adanya.
Pengenceran: angka yang wajar
Aturan umum yang dipakai luas dalam praktik aromaterapi:
- Untuk pemakaian pada tubuh orang dewasa, kadar minyak esensial umumnya berada di kisaran satu sampai tiga persen dari campuran.
- Untuk wajah dan untuk kulit sensitif, kadarnya lebih rendah lagi.
- Untuk anak-anak, lansia, dan orang dengan kondisi kulit tertentu, kadarnya lebih rendah lagi — dan sebaiknya ditanyakan pada tenaga kesehatan, bukan diputuskan dari artikel mana pun termasuk ini.
Praktik membubuhkan minyak esensial langsung ke kulit tanpa pengenceran punya pendukungnya, tetapi ia bukan titik awal yang masuk akal bagi orang yang baru mulai, dan ia bukan sesuatu yang kami anjurkan di halaman produk kami.
Tiga hal lain yang layak diketahui
Jeruk dan sinar matahari
Sebagian minyak dari kulit jeruk — bergamot terutama — mengandung senyawa yang membuat kulit jauh lebih peka terhadap sinar matahari setelah dibubuhkan. Ini efek yang nyata dan terdokumentasi, dan ia alasan yang cukup untuk membaca label sebelum memakai sesuatu lalu keluar rumah di siang hari.
Alami tidak berarti lembut
Minyak esensial termasuk penyebab reaksi kulit yang paling sering dilaporkan pada produk perawatan. Asal-usul botani sebuah bahan tidak memberi tahu apa pun tentang seberapa keras ia pada kulit seseorang. Uji di area kecil, tunggu sehari.
Penyimpanan
Botol gelap, tutup rapat, jauh dari panas dan cahaya. Ini berlaku untuk ketiganya — minyak esensial, minyak pembawa, dan hidrosol — dengan alasan yang sedikit berbeda untuk masing-masing.
Kenapa kami menulis ini
Karena beberapa dari produk kami adalah minyak, dan karena kami memutuskan untuk tidak menuliskan kalimat yang tidak bisa kami dukung di halaman produknya. Yang bisa kami tuliskan adalah apa isinya dan apa artinya — dan sisanya, artikel seperti ini.
Contoh penerapannya bisa dibaca di tulisan kami tentang minyak rambut dan tentang minyak angin aromaterapi. Katalognya ada di halaman belanja.